Sinergi Tokoh Bangsa: Wujudkan Swasembada Pangan Melalui Aksi Nyata di Lahan Pertanian
Pandeglang,persadasatu.com– Yayasan Bhakti Bela Negara menggelar kegiatan penanaman benih padi unggul jenis PS 08 di Kampung Mataram, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, sebagai langkah nyata mendukung ketahanan pangan nasional.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari sukses panen raya yang telah dilaksanakan pada Februari lalu. Dalam upaya konkret mendukung visi Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan, dua tokoh penting hadir dan turun langsung ke sawah melakukan penanaman padi secara simbolis.
Mereka adalah Prof. Dr. Mufti Mubarok selaku Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) yang juga menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Yayasan Bhakti Bela Negara, bersama Muhamad Fachry Anggara, CEO PT Bhakti Bela Negara. Kehadiran keduanya menjadi simbol sinergi antara unsur kebangsaan, dunia usaha, dan masyarakat tani dalam memperkuat kedaulatan pangan Indonesia.
Kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata keluarga besar Bhakti Bela Negara dalam mengawal ketahanan pangan dari hulu hingga hilir.
Menyatu dengan Alam dan Petani
Dengan menanggalkan atribut formal, Prof. Mufti Mubarok tampak antusias berjalan di atas sawah berlumpur bersama para petani. Menurutnya, keterlibatan langsung di sektor pertanian merupakan bagian dari perlindungan konsumen yang paling mendasar, yakni memastikan ketersediaan pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat.
“Ketahanan pangan adalah pilar utama kedaulatan negara. Dengan menanam hari ini, kita sedang memastikan bahwa di masa depan tidak ada konsumen Indonesia yang kesulitan mendapatkan bahan pokok. Ini adalah manifestasi nilai bela negara yang sesungguhnya,” ujar Prof. Mufti di sela kegiatan.
Dukungan Penuh Program Presiden
Senada dengan hal tersebut, Muhamad Fachry Anggara menegaskan bahwa PT Bhakti Bela Negara siap menjadi motor penggerak dalam mendukung percepatan program pertanian nasional.
“Kami berkomitmen mengintegrasikan teknologi dan manajemen pertanian modern guna meningkatkan produktivitas lahan. Kehadiran kami di sawah hari ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan tanam yang akan kami perluas secara masif. Kami ingin memastikan program swasembada pangan bukan sekadar narasi, tetapi kenyataan yang dirasakan manfaatnya oleh petani dan masyarakat luas,” tegas Fachry.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Bhakti Bela Negara berharap mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.
(Liputan Humas)
Editor Redahsi
