Artis dan Pencipta Lagu Gelar Aksi Damai, Tuntut Transparansi dan Penyaluran Royalti

Artis dan Pencipta Lagu Gelar Aksi Damai, Tuntut Transparansi dan Penyaluran Royalti

JAKARTA,persadasatu.com – Sejumlah artis, pencipta lagu, arranger, dan pelaku industri musik yang tergabung dalam ASIK (Aliansi Seniman Indonesia Kreatif) menggelar aksi unjuk rasa damai untuk menyuarakan tuntutan terkait hak ekonomi dan royalti yang menjadi hak para pencipta lagu.

Aksi yang berlangsung di Jakarta tersebut dipimpin oleh arranger dan pencipta lagu senior, Hendro Saky, bersama sejumlah tokoh musik dan perwakilan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK), di antaranya Anca, Ali Akbar, Enteng Tanamal, Eko Saky, Rento Saky, dan Yuke NS.

Dalam orasinya, Hendro Saky menegaskan bahwa para pencipta lagu menginginkan adanya kejelasan dan transparansi dalam pengelolaan serta distribusi royalti yang selama ini menjadi hak para kreator musik.

“Kami meminta hak ekonomi para pencipta lagu dikembalikan sesuai ketentuan. Royalti adalah hasil karya, pemikiran, tenaga, dan jerih payah para pencipta lagu yang harus dihormati,” tegas Hendro Saky di hadapan peserta aksi.

Selain melakukan aksi di depan instansi terkait, perwakilan demonstran juga melakukan audiensi dengan pihak Kementerian Hukum dan HAM yang diwakili oleh Direktur terkait beserta staf. Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan mengenai kondisi pengelolaan royalti yang dinilai belum memberikan kepastian bagi para pencipta lagu.

Mereka berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan yang selama ini dirasakan oleh para pelaku industri musik, khususnya pencipta lagu dan arranger.

Usai melakukan audiensi, massa aksi melanjutkan penyampaian aspirasi ke kantor Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Dalam kesempatan itu, para demonstran meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lembaga tersebut demi terciptanya tata kelola royalti yang lebih transparan, profesional, dan berpihak kepada para pencipta lagu.

Aksi berlangsung tertib dan mendapat pengawalan aparat keamanan. Namun di tengah kegiatan sempat terjadi insiden kecil ketika salah seorang peserta aksi mengalami pingsan akibat kelelahan. Petugas dan peserta lainnya segera memberikan pertolongan sehingga kondisi dapat ditangani dengan baik.

Para peserta aksi berharap tuntutan yang mereka sampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga hak-hak ekonomi para pencipta lagu dan pelaku industri musik Indonesia dapat terlindungi serta tersalurkan secara adil.

Editor: RED

Penulis: Andry Mahesa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *