Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Hadirkan Donor Darah dan Khitanan Gratis untuk Masyarakat
SERANG,persadasatu.com– Menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Banten menggelar rangkaian kegiatan bakti kesehatan yang dapat diikuti masyarakat secara gratis. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam meningkatkan pelayanan sosial dan kesehatan bagi warga.

Berbagai layanan kesehatan yang disiapkan meliputi donor darah, khitanan massal, serta operasi celah bibir dan langit-langit gratis yang akan dilaksanakan pada 23 Juni 2026 di Aula Serbaguna Polda Banten, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Kabidhumas Polda Banten, Maruli Ahiles Hutapea, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Donor darah terbuka bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan kesehatan, berusia 17 hingga 60 tahun dengan berat badan minimal 45 kilogram,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Selain donor darah, Polda Banten juga mengadakan khitanan massal gratis bagi anak-anak usia 0 hingga 12 tahun. Pendaftaran peserta dibuka mulai 8 hingga 19 Juni 2026, dilanjutkan dengan proses screening pra-sunat pada 20 Juni 2026, sebelum pelaksanaan khitanan pada 23 Juni mendatang.
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan dengan biaya terjangkau, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Di akhir keterangannya, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menegaskan bahwa kegiatan bakti kesehatan tersebut merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian Polri terhadap sesama.
“Melalui kegiatan donor darah, khitanan massal, dan operasi celah bibir serta langit-langit gratis ini, kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkannya sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian, kebersamaan, dan kemanusiaan,” ungkapnya.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
(Bidhumas/ Editor Redaksi )
