TANGSEL DIGITAL ACADEMY HADIR DI PESANTREN, SANTRI SIAP KUASAI AI DAN LITERASI DIGITAL
4 mins read

TANGSEL DIGITAL ACADEMY HADIR DI PESANTREN, SANTRI SIAP KUASAI AI DAN LITERASI DIGITAL

PERSADA SATU News | PONDOK AREN — Pemerintah Kota Tangerang Selatan resmi menghadirkan program Tangsel Digital Academy di lingkungan pondok pesantren, sebagai langkah strategis mencetak santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga melek teknologi, menguasai Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI), dan memiliki kemampuan literasi digital yang berdaya saing tinggi di era transformasi digital.

Program ini diwujudkan melalui kolaborasi tiga pilar: Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP), dan Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dalam kegiatan Implementasi dan Pemanfaatan Artificial Intelligence yang digelar di Pondok Pesantren Al Amanah Al Gontory, Pondok Aren, pada Kamis (30/7/2026).

🤝 Tiga Lembaga Bersinergi Kuasai Dunia Digital

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyambut baik dan menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah yang sangat strategis.

“Kita bekerja sama antara tiga lembaga: Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Forum Silaturahmi Pondok Pesantren, dan Institut Teknologi Tangerang Selatan. Tujuannya adalah mengembangkan Tangsel Digital Academy dengan fokus pada peningkatan literasi digital bagi para santri,” ujar Benyamin dalam sambutannya.

Menurut Wali Kota, santri memiliki modal luar biasa untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Mereka tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki fondasi akhlak serta nilai-nilai keagamaan yang kuat.

“Santri memiliki dua fondasi utama, yaitu ilmu pengetahuan dan iman serta takwa. Ketika dipadukan dengan kemampuan digital, peluang untuk membuka akses terhadap berbagai pengetahuan dan kesempatan akan semakin luas. Harapannya, hal ini sejalan dengan visi Tangsel sebagai kota yang cerdas, modern, dan religius,” jelasnya.

Lebih dari 700 Titik Internet Gratis di Rumah Ibadah

Sebagai wujud nyata dukungan terhadap transformasi digital di lingkungan keagamaan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperluas jaringan internet gratis di berbagai fasilitas publik, termasuk rumah ibadah dan pondok pesantren.

“Kami telah memasang lebih dari 700 titik Wi-Fi gratis di masjid, musala, dan pondok pesantren. Jika masih diperlukan penambahan, tentu akan kami dukung karena akses digital saat ini telah menjadi kebutuhan penting,” tambah Benyamin Davnie.

Secara keseluruhan, Pemkot Tangsel saat ini telah menyediakan lebih dari 5.000 titik akses internet gratis yang tersebar di seluruh wilayah Kota Tangerang Selatan, menjadikannya salah satu kota dengan jangkauan akses internet publik terluas di Indonesia.

💡 Pesantren Menjadi Pusat Inovasi & Ekonomi Digital

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar Pemkot Tangsel untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemanfaatan teknologi digital secara positif, cerdas, dan produktif.

“Pondok pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga berkembang menjadi pusat inovasi, literasi digital, pemberdayaan ekonomi umat, serta tempat lahirnya talenta-talenta digital yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ungkap Asep.

Ia menambahkan, pesantren yang terkoneksi secara digital akan melahirkan santri-santri yang inovatif. Santri yang inovatif akan menggerakkan ekonomi digital, dan ekonomi digital yang berlandaskan akhlak akan membawa Tangerang Selatan menjadi kota yang cerdas, modern, religius, dan berdaya saing global.

🛡️ Pelatihan Lengkap: dari AI hingga Keamanan Siber & Anti-Hoaks

Program kerja sama ini tidak hanya sekadar pelatihan literasi digital. Cakupannya sangat luas dan menyeluruh, meliputi:

Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk pembelajaran dan kreativitas
Literasi digital dan kemampuan mencari informasi yang benar
Pencegahan dan penanganan berita bohong (hoaks) — bekerja sama dengan Meta
Keamanan siber — melindungi data dan privasi
Pemasaran digital — memberdayakan ekonomi pesantren
Pendampingan transformasi digital bagi UMKM pesantren
Pembelajaran didampingi para pakar dari ITTS
Kompetisi inovasi digital antar-santri

Kerja sama dengan platform global seperti Meta juga diperkuat untuk memperkuat penanganan informasi palsu di ruang digital, sehingga pesantren tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga penjaga ketepatan informasi dan penyebar kebenaran.

Dengan hadirnya Tangsel Digital Academy di pesantren, kini santri Tangsel semakin siap melangkah: beriman, berilmu, dan berteknologi. Langkah kecil dari pondok pesantren, dampak besar untuk Indonesia digital.

—Team  Persada Satu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *