September 15, 2026
20260915_085936

JAKARTA PERSADA SATU NEWS– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan khusus dan tegas kepada Menteri Keuangan yang baru saja dilantik, Suahasil Nazara. Dalam pesannya, Kepala Negara menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus dijaga agar tetap sehat, memiliki kredibilitas tinggi, serta mampu berfungsi sebagai instrumen utama penstabil dan penggerak perekonomian Indonesia .

Arahan ini disampaikan usai Suahasil Nazara resmi dilantik menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). Menkeu baru mengungkapkan secara rinci pesan yang diterimanya langsung dari Presiden Prabowo di hadapan awak media.

“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ungkap Suahasil Nazara dalam konferensi pers usai pelantikan .

Menurut penjelasan Suahasil, makna “sehat” dalam APBN berarti anggaran negara harus cukup kuat dan berkelanjutan untuk membiayai seluruh program prioritas pemerintah. Sementara itu, aspek “kredibel” bermakna anggaran tersebut harus dapat dipercaya oleh masyarakat, pelaku usaha, pasar keuangan, maupun mitra internasional, sehingga tidak menimbulkan ketidakpastian ekonomi .

“APBN itu harus dapat dipercaya. Dan untuk itu, kami di Kementerian Keuangan akan melanjutkan kerja keras menjaga keuangan negara, menjadikannya APBN yang bisa menumbuhkan ekonomi, dan betul-betul mampu menstabilkan ekonomi Indonesia,” tegasnya .

Suahasil juga menegaskan komitmennya untuk menjaga disiplin fiskal, salah satunya dengan memastikan defisit anggaran tetap dikendalikan dan dijaga di bawah batas aman, yakni di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku .

Sebagai menteri keuangan ketiga di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran, Suahasil menyatakan akan melanjutkan kebijakan yang telah berjalan, namun tetap melakukan penyempurnaan agar dampak manfaat anggaran semakin terasa hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.

“Tugas saya ke depan adalah memastikan keuangan negara tetap berjalan baik, transparan, dan bermanfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat Indonesia secara keseluruhan,” pungkas Suahasil Nazara .

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tetap memegang teguh prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas dalam pengelolaan uang negara, di tengah tantangan ekonomi global yang masih bergejolak. APBN tidak lagi sekadar instrumen belanja, melainkan fondasi utama untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Redaksi Persada  Info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
YouTube
Instagram
WhatsApp
Tiktok