September 13, 2026
20260913_222733

JAKARTA , PERSADA SATU NEWS – Dalam rangka memperkuat pertahanan bawah laut nasional, TNI Angkatan Laut (TNI AL) saat ini tengah memfokuskan langkah strategisnya pada program pengadaan dan pembangunan kapal selam jenis Scorpene Evolved yang bekerja sama dengan mitra dari Prancis. Kapal selam generasi baru ini rencananya akan dirakit dan dibangun secara bertahap di galangan kapal dalam negeri, PT PAL Indonesia.

Namun, sambil menunggu proses pembangunan dan penyerahan kapal selam baru tersebut rampung, sempat muncul wacana untuk mendatangkan kapal selam jenis lain sebagai solusi sementara atau interim. Langkah ini dipertimbangkan guna menutup celah kebutuhan operasional armada bawah laut yang dinilai masih perlu ditambah jumlahnya sebelum kapal-kapal hasil kerja sama tersebut benar-benar siap dioperasikan.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali sebelumnya sempat menegaskan bahwa pihaknya membuka lebar opsi pengadaan kapal selam sementara dari berbagai negara sahabat. Beberapa negara yang masuk dalam daftar pertimbangan di antaranya adalah Jerman, Turki, hingga negara-negara di kawasan Asia.

Menanggapi kabar yang berkembang, Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal), Laksamana Pertama Tunggul, membenarkan bahwa salah satu opsi yang sempat masuk ke dalam meja pembahasan adalah pengadaan kapal selam sementara yang bersumber dari Tiongkok. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembicaraan tersebut baru sebatas wacana dan belum berlanjut ke tahap kerja sama nyata.

“Memang pernah ada pembicaraan terkait kapal selam interim dari Tiongkok. Tetapi yang jelas untuk program utama kapal selam TNI AL saat ini, yang sudah berjalan dan menjadi prioritas utama adalah proyek kapal selam Scorpene Evolved dari Prancis,” tegas Laksamana Pertama Tunggul saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (11/9/2026).

Pernyataan ini menegaskan arah kebijakan modernisasi alutsista yang diambil oleh pimpinan TNI AL. Meski berbagai opsi dipertimbangkan demi efektivitas pertahanan maritim, fokus utama tetap tertuju pada kemandirian industri pertahanan nasional melalui keterlibatan PT PAL Indonesia dalam proses pembangunan kapal selam masa depan.

Proyek Scorpene Evolved sendiri diharapkan menjadi tonggak penting kekuatan pertahanan bawah laut Indonesia, dengan teknologi lebih canggih, daya jelajah lebih jauh, dan kemampuan tempur yang lebih andal dibandingkan generasi kapal selam sebelumnya. Sambil menunggu proyek besar ini selesai, berbagai opsi strategis lain tetap dikaji demi menjaga kewaspadaan dan kesiapan operasional di perairan nusantara.

Hum /Editor Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
YouTube
Instagram
WhatsApp
Tiktok