September 23, 2026
20260923_232603

Persada Satu News | Tangerang Selatan, 23 September 2026

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kota Tangerang Selatan resmi dikukuhkan dalam acara pelantikan yang digelar di Hotel Pranaya BSD, Rabu (23/9/2026). Kini, organisasi yang menjadi wadah utama para pelaku seni musik di wilayah ini resmi dipimpin oleh Ketua DPC Mis Fara Diba, didampingi jajaran pengurus inti di antaranya Sekretaris Jul Haloho, S.H. dan Bendahara Hening Trasana (Mae KW), dengan membawa visi memperkuat ekosistem musik yang lebih kokoh, inklusif, dan berstandar profesional tinggi.

Mengusung tema “Bersatu dalam Musik, Berkarya untuk Negeri”, Mis Fara Diba menegaskan bahwa ke depan PAPPRI Tangsel harus menjadi rumah besar yang mempersatukan semua elemen, tanpa memandang perbedaan aliran musik, usia, maupun latar belakang profesi.

“PAPPRI harus menjadi jembatan, bukan sekat. Tidak ada lagi pembeda antar generasi atau genre. Semua kita lebur dalam harmoni untuk bersama-sama membangun kemajuan musik Tangerang Selatan,” tegas Mis Fara Diba usai dikukuhkan.

Bersama jajaran pengurus, termasuk Sekretaris Jul Haloho dan Bendahara Hening Trasana, ia menegaskan keberadaan organisasi ini tidak hanya sekadar tempat berkumpul, melainkan wadah yang hadir untuk seluruh pelaku seni—mulai dari penyanyi, pencipta lagu, pengajar musik, hingga pelaku industri kreatif penunjang. Fokus kerja ke depan tidak hanya pada penciptaan karya berkualitas, tetapi juga memperjuangkan kesejahteraan anggota, perlindungan hak cipta, serta membuka akses kolaborasi yang lebih luas, baik antar sesama musisi maupun dengan pihak luar.

Salah satu sasaran utama yang ditetapkan adalah membangun sinergi nyata dengan pemerintah daerah dan dunia usaha. Tujuannya agar seni musik tidak hanya berkembang dari sisi seni dan kreativitas, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi para pelakunya serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAPPRI, Dwiki Dharmawan, hadir langsung memberikan arahan dan apresiasi. Ia menilai pelantikan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan titik awal kerja nyata yang sangat strategis, mengingat posisi geografis Tangerang Selatan yang berbatasan langsung dengan Jakarta dan menjadi tempat tinggal banyak musisi ternama tanah air.

“Tangsel punya potensi luar biasa. Di sini tinggal banyak musisi hebat dan dekat dengan pusat industri hiburan. Keunggulan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membangun ekosistem musik yang kuat, rapi, dan sangat profesional,” ujar Dwiki Dharmawan, yakin kepemimpinan Mis Fara Diba dibantu tim yang solid akan mewujudkan hal tersebut.

Pihak pusat juga menyoroti pentingnya perlindungan sosial bagi para musisi, khususnya mereka yang bekerja secara mandiri atau tidak tetap, seperti pengisi acara di kafe, restoran, dan tempat hiburan lainnya yang selama ini kerap belum mendapatkan jaminan kesejahteraan yang layak. PAPPRI dikabarkan tengah mendorong skema perlindungan melalui kepesertaan jaminan sosial, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, agar setiap musisi merasa aman dan terlindungi.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAPPRI Provinsi Banten, Drs. H. Muhammad Faizal, S.H., M.H., menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program sertifikasi kompetensi bagi musisi dan pencipta lagu akan digencarkan, diikuti dengan penguatan pemahaman serta penegakan perlindungan hak kekayaan intelektual atas setiap karya yang dihasilkan.

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang diwakili Wakil Wali Kota, Pilar Saga Ichsan. Ia menilai peran PAPPRI sangat strategis sebagai motor penggerak ekonomi kreatif yang menjadi salah satu andalan pembangunan daerah.

“Potensi seni dan musik di Tangsel sangat besar. Kami berharap PAPPRI mampu menjadi penghubung antara kreativitas para seniman dengan peluang pasar, baik di pariwisata, acara daerah, maupun industri hiburan yang lebih luas,” ungkap Pilar.

Pemerintah juga mendorong organisasi ini untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi musisi muda dan pendatang baru, serta menghadirkan program pelatihan, edukasi teknologi dan pemasaran digital, hingga penguatan jiwa kewirausahaan di bidang musik.

Di akhir sambutannya, Mis Fara Diba didampingi Sekretaris Jul Haloho dan Bendahara Hening Trasana mengajak seluruh elemen untuk bekerja sama. “Ini bukan kerja satu orang, ini gerakan bersama. Saatnya musik Tangerang Selatan naik kelas, berkarya lebih hebat, dan berbicara di panggung yang lebih luas, hingga dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Liputan Hasan /Edy /Editor Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
YouTube
Instagram
WhatsApp
Tiktok