SERANG , PERSADA SATU NEWS – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten bersama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Musik Indonesia sukses menggelar kegiatan bertajuk Fasilitasi Sertifikasi Musik pada tanggal 29 hingga 30 September 2026, bertempat di Hotel Lynn, Kota Serang. Program ini digagas langsung oleh DPD Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Ketua DPD, Muhammad Faisal, MH.
Sebanyak 56 peserta yang merupakan insan musik dari berbagai wilayah di Banten, termasuk perwakilan dari PAPPRI Tangerang Selatan, hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang dinilai sangat strategis bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di industri kreatif. Kegiatan serupa memang rutin digelar, mengingat pentingnya standarisasi kompetensi agar para pelaku seni musik di Indonesia memiliki standar mutu yang jelas serta perlindungan dalam hal kesejahteraan dan besaran nilai upah yang layak.
Kegiatan ini berisi pelatihan mendalam sekaligus uji kompetensi yang ditujukan bagi profesi Penata Suara, Arranger, hingga Penyanyi. Materi yang disampaikan dan diujikan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari Apresiasi Musik, Teori dan Praktek Solfegio, Praktek penguasaan wilayah suara, Teknik Vokal, Praktek karya musik, penafsiran konsep pertunjukan, hingga pemahaman hukum dalam menulai kontrak kerja di dunia musik.
Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, MH., MM., pada hari pertama kegiatan (29/9) pukul 14.00 WIB. Turut hadir menyaksikan dan berperan aktif dalam kegiatan ini Direktur LSP Musik Indonesia, Johny W. Maukar, serta sejumlah penilai kompetensi (Asesor) profesional. Di antara para asesor terlihat nama besar industri musik tanah air, artis penyanyi Mila Rossa, sementara penyanyi Tegar tampil sebagai peserta (Assesi) yang turut mengikuti uji kompetensi.
Suasana kegiatan berlangsung sangat kondusif dan penuh semangat. Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi materi, diskusi, hingga tahapan ujian hingga acara berakhir pada hari kedua. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama antara pemerintah daerah dan organisasi profesi dalam memajukan ekosistem seni dan budaya di Provinsi Banten, serta memastikan insan musik lokal semakin profesional, berdaya saing tinggi, dan sejahtera.
(Peliput Joe Gustafo/Redaksi)
