September 29, 2026
1790576982_0

Persadasatu.com, Tangsel — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Kepolisian mulai melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong.

Uji coba berlangsung selama tiga hari, yakni 28-30 September 2026, pada ruas Jalan Rawa Buntu mulai dari Simpang Tiga Kencana Raya hingga Simpang Tiga Tekno.

Rekayasa lalu lintas tersebut menjadi simulasi sebelum dilakukan penataan median jalan sekaligus pengaturan titik putar balik atau U-Turn secara permanen.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Tangsel, Martha Lena, mengatakan uji coba dilakukan untuk melihat secara langsung pola pergerakan kendaraan serta mengukur efektivitas pengaturan U-Turn yang direncanakan.

“Simulasi ini tentunya bertujuan untuk melihat langsung bagaimana pergerakan arus lalu lintas yang ada di lapangan, dan juga untuk melihat bagaimana efektivitas pelaksanaan median dan juga pengaturan titik U-Turn tersebut,” ujar Martha.

Dalam uji coba tersebut, Dishub Tangsel menyiapkan dua titik U-Turn. Titik pertama berada di depan RM Pak Naryo dengan lebar sekitar 25 meter.

Sedangkan titik kedua berada di depan SPBU Pertamina 34-15314 dengan lebar sekitar 35 meter.

Martha menyebut, pada hari pertama pelaksanaan uji coba, arus lalu lintas relatif berjalan lancar. Pengguna jalan juga mulai beradaptasi dengan perubahan pola pergerakan kendaraan.

“Di hari pertama ini alhamdulillah uji coba yang dilakukan berjalan dengan yang diharapkan, yaitu kondisi lancar dan masyarakat sudah akan mulai mengenal situasi terkait pergerakan pada U-Turn yang ada,” katanya.

Meski demikian, dua titik U-Turn tersebut belum ditetapkan sebagai lokasi final. Dishub Tangsel bersama Kepolisian masih akan melakukan pemantauan dan evaluasi selama tiga hari pelaksanaan uji coba.

Evaluasi akan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan serta masukan dari masyarakat.

“Jadi nanti hasil evaluasi bersama saat masukan selanjutnya setelah melihat tiga hari perkembangan yang ada dan kita akan tentukan apakah lokasi ini dipastikan di dua titik ini atau akan ada perubahan lebih lanjut,” jelas Martha.

Apabila hasil evaluasi menunjukkan dampak positif terhadap kelancaran, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas, penataan median dan U-Turn akan dilanjutkan.

Martha mengatakan pembangunan median nantinya akan dikerjakan oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Tangsel.

Pembangunan direncanakan dimulai sekitar dua minggu setelah tahapan uji coba dan evaluasi selesai.

Sementara itu, pekerjaan pada ruas Jalan Tekno-Rawa Buntu dijadwalkan mulai dilakukan pada pekan ini oleh Dinas SDABMBK sebagai bagian dari upaya meningkatkan kondisi dan keasrian jalan.

Untuk median baru, desainnya akan menyesuaikan dengan kondisi median yang sudah ada. Lebar median direncanakan sekitar lima meter dan median existing tidak akan dibongkar.

“Median insyaallah akan dibangun dengan ukuran lebar sekitar 5 meter, sama dengan kondisi existing. Jadi kondisi existing median yang ada tidak kita lakukan pembongkaran. Jadi kita rapikan median yang ada,” kata Martha.

Ia juga mengajak masyarakat berpartisipasi selama masa uji coba dengan menyampaikan informasi apabila menemukan pola arus lalu lintas yang perlu dievaluasi.

Menurut Martha, keberhasilan penataan lalu lintas tidak hanya bergantung pada pemerintah dan Kepolisian, tetapi juga kepatuhan serta partisipasi para pengguna jalan.

Masyarakat diimbau mematuhi rambu dan marka lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta mengurangi kecepatan ketika melintasi kawasan yang sedang menjalani rekayasa lalu lintas.

“Kami memahami bahwa perubahan pola pergerakan ini pastinya berdampak kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan. Dan kami berharap para pengguna jalan dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan dari petugas kepolisian maupun dinas perhubungan, mengurangi kecepatannya, dan yang pasti memperhatikan keselamatan,” ungkapnya.

Dishub Tangsel berharap uji coba dan penataan tersebut dapat menghasilkan pola lalu lintas yang lebih efektif dan efisien, sekaligus meningkatkan keselamatan serta ketertiban pengguna jalan.

“Tujuan akhir daripada pembangunan ini adalah bagaimana kita menuju keefektifan, keefisienan, keselamatan, kelancaran, dan ketertiban lalu lintas untuk kebutuhan masyarakat bersama dan pastinya untuk menciptakan Tangsel lancar bagi semua pihak,” pungkas Martha. (RSD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
YouTube
Instagram
WhatsApp
Tiktok