PELATIHAN PENCEGAHAN KEBAKARAN DAN PENYERAHAN ALAT PEMADAM KEBAKARAN APAR

PELATIHAN PENCEGAHAN KEBAKARAN DAN PENYERAHAN ALAT PEMADAM KEBAKARAN APAR

Pamulang,persadasatu.com — Senin, 17 November 2025.
Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran kembali digelar di Kelurahan Benda Baru. Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) Benda Baru bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang Selatan serta pihak kelurahan sukses menyelenggarakan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran bagi warga RW 18 yang berlangsung di balai warga setempat.


Kegiatan ini dihadiri oleh para relawan damkar, ketua RT dan RW, serta Lurah Benda Baru Dodi Dores, dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan Adam dohiri. Pelatihan dilakukan sebagai bagian dari penguatan kapasitas REDKAR yang terus berkembang di berbagai daerah.

Lurah Apresiasi Dukungan Damkar Tangsel

Dalam sambutannya, Lurah Dodi Dores menyampaikan apresiasi kepada Dinas Damkar Tangsel yang secara konsisten memberikan pembinaan dan dukungan peralatan kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada Dinas Damkar Tangsel yang telah memberikan pelatihan serta bantuan APAR dan perlengkapan lainnya. Ini sangat berarti bagi warga kami dalam menghadapi potensi kebakaran,” ujar Dodi Dores.

Ia menegaskan bahwa edukasi dan kesiapsiagaan seperti ini penting karena kebakaran sering terjadi akibat kelalaian kecil yang bisa dicegah bila masyarakat memiliki pengetahuan dasar penanganan.

REDKAR Jadi Garda Terdepan Masyarakat

Kepala Dinas Damkar Tangsel,Adam dohiri , menekankan bahwa keberadaan REDKAR merupakan bagian vital dari sistem perlindungan masyarakat.

“REDKAR bukan hanya cadangan. Mereka adalah ujung tombak saat peristiwa kebakaran terjadi, terutama di wilayah yang belum terjangkau layanan damkar secara cepat,” tegasnya.

Adam dohiri juga mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyusun program pembinaan terstruktur, meliputi modul pelatihan nasional dan integrasi data REDKAR dalam sistem resmi Damkar.

Wujud Partisipasi Publik

Salah satu anggota REDKAR menyampaikan bahwa keberadaan mereka adalah bentuk nyata partisipasi publik dalam menjaga lingkungan.

“REDKAR hadir bukan sekadar relawan. Kami ingin masyarakat mampu menangani keadaan darurat secara mandiri melalui koordinasi dengan RT dan RW setempat,” ungkapnya.

Simulasi Penanganan Binatang Liar Hingga Kebocoran Gas

Acara ditutup dengan demonstrasi lapangan yang membuat warga antusias, antara lain:

Simulasi penanganan binatang liar

Cara penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Penanganan kebocoran gas LPG 3 kg

Warga RW 18 tampak aktif mengikuti setiap sesi, menandakan meningkatnya kesadaran dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
(Red/Ichang37)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *