September 25, 2026
IMG-20260925-WA0130

Persadasatu.com, TANGSEL – Gubernur Banten Andra Soni mendatangi kediaman keluarga Donald Husni di Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (25/9/2026).

Donald Husni merupakan salah satu jurnalis yang hingga kini belum ditemukan setelah kapal Aru Padatussatu mengalami musibah pada 7 September 2026.

Andra Soni tiba sekitar pukul 09.30 WIB bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Banten dan jajaran Pemerintah Kota Tangerang Selatan, termasuk Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.

Kedatangan rombongan disambut istri, ibu, dan sejumlah anggota keluarga Donald Husni. Andra kemudian masuk ke dalam rumah untuk berbincang sekaligus menyampaikan perkembangan terbaru terkait pencarian Donald bersama kru kapal Aru Padatussatu.

Pertemuan tersebut berlangsung sekitar satu jam.

Usai bertemu keluarga, Andra menegaskan pemerintah akan terus memberikan pendampingan serta menindaklanjuti setiap informasi baru terkait keberadaan para kru yang hingga kini belum ditemukan.

“Di posko SAR saya sudah menyampaikan kepada keluarga, setiap ada perkembangan, setiap ada informasi baru, akan langsung kami sampaikan kepada keluarga,” kata Andra.

Menurut Andra, meski operasi SAR gabungan telah dihentikan setelah diperpanjang hingga hari ke-10, komunikasi dan pemantauan tetap dilakukan untuk menindaklanjuti informasi yang berkaitan dengan keberadaan para kru.

Pemerintah juga terus menyebarluaskan informasi kepada kapal-kapal yang melintas di jalur pencarian, termasuk hingga wilayah Bengkulu.

“Broadcast ke kapal-kapal yang melintas di rute tersebut tetap kita lakukan. Bahkan sampai dengan Bengkulu. Jadi kalau ada informasi baru, itu tetap kita tindak lanjuti,” ujarnya.

Andra mengatakan pemerintah masih berkomunikasi dengan keluarga para kru yang belum ditemukan. Pendampingan dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing keluarga, termasuk dukungan psikologis serta pendidikan bagi anak-anak.

“Kami ingin memastikan kebutuhan keluarga, termasuk kebutuhan mental, psikologis, kemudian pendidikan anak-anaknya, itu bisa kita tindak lanjuti,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah juga membahas kebutuhan dukungan bagi keluarga. Namun, Andra memilih tidak membeberkan secara rinci bentuk bantuan yang diberikan.

“Kami tidak ingin menyampaikan secara detail terkait bantuan itu, karena ini bagian dari penghormatan kita kepada keluarga,” katanya.

Andra memastikan pendampingan terhadap keluarga akan tetap dilakukan meski operasi pencarian secara resmi telah dihentikan.

“Kami akan terus mendampingi apa yang menjadi kebutuhan keluarga,” tuturnya. (RSD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
YouTube
Instagram
WhatsApp
Tiktok