August 8, 2026
IMG-20260808-WA0004(1)

PERSADA SATU NEWS | TANGERANG SELATAN — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berkomitmen memperkuat pelayanan kesejahteraan sosial, khususnya bagi warga lanjut usia (lansia). Salah satu langkah nyata yang terus dikembangkan adalah keberadaan 36 Pos Lansia yang kini tersebar merata di seluruh wilayah kota. Program ini dirancang agar layanan kesehatan semakin dekat dijangkau, sekaligus menjadi wadah agar para lansia tetap bisa beraktivitas, bersosialisasi, dan menjalani masa tua dengan bahagia dan bermartabat.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa perhatian khusus terhadap lansia menjadi prioritas seiring dengan meningkatnya angka harapan hidup masyarakat. Menurutnya, Pos Lansia tidak sekadar berfungsi sebagai tempat pemeriksaan kesehatan rutin, melainkan ruang interaksi sosial yang menjaga kualitas hidup para orang tua di masa senja.

“Lansia adalah bagian penting dari masyarakat yang harus terus kita perhatikan. Melalui Pos Lansia, kami ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat sekaligus menciptakan ruang aktivitas agar para lansia tetap sehat, mandiri, produktif, dan bahagia,” ujar Benyamin saat memberikan keterangan, Kamis (6/8/2026).

Saat ini, ke-36 Pos Lansia tersebut telah beroperasi di berbagai kelurahan, meliputi: Kelurahan Pondok Jagung, Serpong, Rawa Mekar Jaya, Pisangan, Pamulang, Setu, Rawa Buntu, Sawah Baru, Pondok Ranji, Pondok Cabe Ilir, Ciater, Pamulang Timur, Jombang, Serpong Utara, Pondok Betung, Paku Alam, Ciputat Timur, Cireundeu, Keranggan, Rengas, Pondok Benda, Bakti Jaya, Kedaung, Jurang Mangu, Pondok Aren, Bambu Apus, Lengkong Wetan, Pondok Kacang Timur, Pondok Pucung, Benda Baru, Kampung Sawah, Lengkong Karya, Ciputat, Situ Gintung, Pondok Karya, dan Parigi.

Beragam layanan bermanfaat disediakan di setiap Pos Lansia, mulai dari pemeriksaan kesehatan berkala, pemantauan kondisi fisik, edukasi pola hidup sehat, senam lansia, hingga kegiatan sosial dan keagamaan. Semua aktivitas ini dirancang untuk mendorong para lansia tetap aktif, bugar, dan memiliki peran positif di lingkungannya.

Benyamin menambahkan, pendekatan pelayanan yang diterapkan tidak hanya berfokus pada pengobatan saat sakit, tetapi lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif. Artinya, pemerintah berupaya menjaga kesehatan agar para lansia tetap bugar, mandiri, dan tidak mudah jatuh sakit.

“Kami ingin para lansia tetap memiliki ruang untuk beraktivitas, menjaga kesehatan, dan bersosialisasi. Karena kesehatan lansia bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga bagaimana mereka tetap merasa diperhatikan, berdaya, dan memiliki kualitas hidup yang baik,” tegasnya.

Selain memperluas jangkauan layanan, Pemkot Tangsel juga terus meningkatkan kapasitas kader dan tenaga kesehatan yang bertugas mendampingi di Pos Lansia. Kolaborasi dengan berbagai pihak, baik organisasi kemasyarakatan maupun tenaga medis, terus diperkuat guna memastikan pelayanan berjalan optimal dan menyentuh kebutuhan riil warga.

Menutup pernyataannya, Benyamin berharap keberadaan Pos Lansia dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, sekaligus menjadi bukti bahwa pembangunan di Tangsel inklusif dan merata.

“Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lansia. Karena itu kami akan terus memperkuat pelayanan agar para orang tua di Kota Tangerang Selatan dapat menikmati masa tua yang sehat, nyaman, aktif, dan sejahtera,” pungkas Benyamin.

 

— Persada Satu News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
YouTube
Instagram
WhatsApp
Tiktok