Tasya Tembus Grand Final Dangdut Academy 7, Wakili Tangsel di Panggung Puncak Nasional
PERSADASATU.COM| TANGERANG SELATAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Anastasya Febrianty Susilo atau Tasya, remaja 15 tahun asal Kota Tangerang Selatan. Tasya resmi melangkah ke Grand Final Dangdut Academy 7, menjadikannya salah satu dari dua finalis terbaik yang akan berebut gelar juara di ajang dangdut paling bergengsi di Tanah Air.
Pada malam penentuan Top 3, Tasya sukses mengamankan tiket Grand Final bersama Valen, sementara April harus terhenti dan menempati posisi juara 3. Dengan hasil tersebut, Tasya dipastikan meraih posisi minimal juara 2, sekaligus membuka peluang besar menjadi juara 1 Dangdut Academy 7.
Perjalanan Tasya menuju babak puncak bukan tanpa tantangan. Sejak babak audisi hingga konser-konser penentuan, Tasya tampil konsisten dengan karakter vokal kuat, penguasaan panggung yang matang, serta mental bertanding yang terus berkembang. Penampilannya kerap mendapat pujian dari dewan juri maupun dukungan luas dari penonton.
Malam pertama Grand Final Dangdut Academy 7 telah digelar pada 19 Desember 2025, mempertemukan Tasya dan Valen dalam persaingan sengit menuju tangga juara. Penentuan gelar juara 1 menjadi momen paling krusial dalam perjalanan panjang kompetisi ini.
Keberhasilan Tasya menembus Grand Final mendapat perhatian dan apresiasi luas, termasuk dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Wali Kota Tangerang Selatan menyampaikan rasa bangga atas capaian Tasya yang dinilai membawa nama baik daerah di level nasional.
“Tasya adalah bukti bahwa anak muda Tangsel mampu bersaing dan berprestasi di panggung nasional. Pemerintah daerah mendukung penuh talenta muda yang berjuang dengan kerja keras dan disiplin,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Gubernur Banten, yang menyebut Tasya sebagai representasi generasi muda Banten yang kreatif dan berdaya saing.
“Kami bangga. Prestasi Tasya menjadi inspirasi bagi generasi muda Banten untuk terus berkarya dan berani bermimpi besar,” ungkapnya.
Sementara itu, PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu Republik Indonesia) Kota Tangerang Selatan turut memberikan apresiasi. Organisasi ini menilai Tasya sebagai aset penting bagi perkembangan musik dangdut dan industri kreatif daerah.
“Kami mendukung penuh Tasya dan berharap ke depan ia terus dibina agar mampu berkiprah secara profesional di industri musik nasional,” ujar perwakilan PAPPRI Tangsel.
Dukungan masyarakat Tangsel pun mengalir deras, mulai dari doa, kampanye dukungan di media sosial, hingga kegiatan nonton bareng. Semangat kolektif ini menjadi energi tambahan bagi Tasya dalam menghadapi babak penentuan.
Kini, dari Tangerang Selatan menuju panggung tertinggi Dangdut Academy 7, Tasya berdiri di gerbang sejarah. Apapun hasil akhirnya, langkah Tasya ke Grand Final telah menegaskan satu hal: mimpi besar bisa lahir dari usia muda, daerah, dan keberanian untuk melangkah lebih jauh. 🌟
Liputan : Team
Editor : Redaksi Persada Satu
