Kadin Jakarta Utara Diminta Aktif Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Kadin Jakarta Utara Diminta Aktif Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Jakarta, Persadasatu.com – Pemerintah Kota Jakarta Utara (Pemkot Jakut) secara resmi meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) daerah setempat periode 2025–2030 untuk berperan aktif. Permintaan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal agar menjadi lebih baik dan berkelanjutan.

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menyampaikan harapan ini saat pelantikan pengurus Kadin Jakut pada Jumat (06/3). Ia menekankan posisi strategis Jakarta Utara sebagai kota pesisir dengan pelabuhan terbesar di Indonesia. Potensi ekonomi wilayah ini dinilai sangat besar dan perlu dioptimalkan bersama.

Kadin Jakarta Utara diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas dunia usaha. Kolaborasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Potensi Ekonomi Jakarta Utara dan Harapan Pemerintah Kota

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menegaskan bahwa Jakarta Utara memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Lokasinya yang strategis sebagai kota pesisir dan keberadaan pelabuhan terbesar di Indonesia menjadi faktor utama. Seluruh pihak diharapkan bekerja sama meningkatkan kualitas dunia usaha.

Pemkot Jakarta Utara mendukung penuh upaya menjadikan wilayah ini maju, sejahtera, dan berdaya saing. Perusahaan-perusahaan di Jakarta Utara juga diharapkan berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Program ini harus memberikan dampak langsung yang positif bagi masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah kota dan sektor swasta menjadi kunci utama. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Ini akan menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.

Kadin sebagai Mitra Strategis dan Penggerak UMKM

Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, menyatakan bahwa kepengurusan baru Kadin Jakarta Utara memiliki energi besar. Energi ini diperlukan untuk menggerakkan perekonomian daerah secara signifikan. Jabatan dalam organisasi bukan sekadar simbol, melainkan amanah besar.

Mandat tersebut adalah untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Diana Dewi menyebut Jakarta Utara sebagai pintu gerbang ekonomi Indonesia. Hal ini didukung oleh pelabuhan internasional serta potensi kawasan industri dan destinasi wisata kelas dunia.

Kadin harus menjadi sahabat pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Organisasi ini tidak boleh hanya menunggu program, tetapi harus aktif menjemput peluang. Dukungan terhadap UMKM sangat penting agar mereka mampu berkembang dan naik kelas.

Kadin juga diharapkan mendorong pengembangan ekonomi kreatif di kawasan pesisir. Ini akan membuka peluang baru dan meningkatkan daya saing ekonomi lokal.

Komitmen Kuat Kadin Jakarta Utara untuk Pembangunan Ekonomi

Ketua Kadin Jakarta Utara, Arief Dharmawanto, menyatakan bahwa pengukuhan kepengurusan baru adalah momentum penting. Ini menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen organisasi. Tujuannya adalah menghadapi tantangan dunia usaha yang semakin dinamis.

Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen baru untuk bekerja lebih solid, adaptif, dan progresif. Kadin Jakarta Utara memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah. Peran ini termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat UMKM dan koperasi, serta meningkatkan daya saing industri.

Komposisi kepengurusan Kadin Jakarta Utara mencerminkan kekuatan sektor usaha di wilayah tersebut. Sekitar 30 persen pengurus berasal dari sektor logistik, ekspor-impor, kepelabuhanan, dan kepabeanan. Sisanya berasal dari berbagai sektor seperti manufaktur, infrastruktur, konsultasi bisnis, insinyur mesin, kuliner, hingga perikanan.

Arief Dharmawanto mengajak seluruh pengurus untuk bekerja dengan semangat kebersamaan, integritas, dan profesionalisme. Harapannya adalah menjadikan Kadin Jakarta Utara sebagai rumah besar dunia usaha yang inklusif dan solutif. Rapat Pimpinan Kota (Rapimkota) akan menjadi ruang konsolidasi gagasan dan penyelarasan program kerja.

 

 

Valen/Red

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *