DPRD DKI Dorong Peran Pemuda Jakarta Utara Hadapi Tantangan Sosial dan Globalisasi
JAKARTA UTARA ,PERSADASATU.COM– Anggota DPRD DKI Jakarta, Agustina HS.Kom., MH atau yang dikenal publik sebagai Tina Toon, menegaskan pentingnya penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah, khususnya di wilayah Jakarta Utara. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan “Peningkatan Fungsi Pengawasan DPRD terhadap Produk Hukum Daerah” yang digelar di Komplek Eks Gaya Motor, RW 008, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Senin (26/1/2016).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.45 WIB ini mengusung tema “Peranan Pemuda dalam Pembangunan Daerah DKI Jakarta Utara Guna Menghadapi Tantangan Sosial, Ekonomi, serta Globalisasi.” Dalam pemaparannya, Tina Toon menekankan bahwa pemuda merupakan aset strategis daerah yang harus diarahkan secara profesional, terencana, dan transparan.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama DPRD telah menghadirkan payung hukum yang jelas melalui Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepemudaan, yang mengatur definisi pemuda sebagai warga negara Indonesia berusia 16 hingga 30 tahun.
“Perda Kepemudaan ini menjadi dasar hukum agar pembinaan pemuda berjalan terarah, memiliki asas yang kuat, tujuan yang jelas, serta fungsi nyata dalam pemberdayaan dan pengembangan potensi pemuda di semua aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Tina Toon yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta.
Ia menjelaskan, tujuan utama regulasi tersebut adalah mewujudkan pemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, inovatif, kreatif, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan wawasan kebangsaan.
Kegiatan ini dipandu oleh Moderator Yusran dan dihadiri berbagai unsur masyarakat, di antaranya LMK Semper Timur Riwayanto (Edo), LMK Semper Barat Sriyono, Kasi Pembangunan Kelurahan Semper Timur Arief S, narasumber Juneidi, FKDM RW 08 Biliam Ismail, Korwil PDI H. Kusno, unsur PKK, Dawis, pemuda RW 08, pengurus RT 01–05, perwakilan RW 008, serta warga setempat. Sejumlah awak media juga turut meliput kegiatan tersebut.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai dinamika sosial yang pernah terjadi di Komplek Eks Gaya Motor, mulai dari wilayah yang sempat menjadi lintasan tawuran pemuda, hingga berbagai prestasi positif seperti keberhasilan pemuda RW 008 menjuarai kompetisi basket serta ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di tingkat kelurahan, kecamatan, bahkan DKI Jakarta pada beberapa tahun sebelumnya.
Namun demikian, warga juga menyoroti persoalan banjir yang sempat merendam permukiman hingga setinggi paha orang dewasa pada tahun 2016. Kondisi tersebut dinilai masih memerlukan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya terkait pengelolaan Sumber Daya Air (SDA).
Sejumlah harapan disampaikan warga, antara lain agar pemuda dapat berperan sebagai kontrol moral dan sosial, sekaligus agen perubahan di lingkungan. Selain itu, warga meminta prioritas penanganan banjir melalui peningkatan kesiapsiagaan tim SDA, perawatan pompa air, perbaikan pintu air yang sempat mengalami kerusakan, serta kajian pembangunan waduk kecil di wilayah RW 008.
Dari hasil pertemuan tersebut, disimpulkan bahwa pemuda memiliki tanggung jawab strategis dalam pembangunan daerah dan berhak mendapatkan perlindungan dari pengaruh negatif, pelayanan yang memadai, akses pengembangan diri, serta ruang partisipasi dalam pengawasan kebijakan publik.
Warga berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, sehingga peran pemuda di Jakarta Utara semakin optimal sebagai bagian dari proses regenerasi dan pembangunan berkelanjutan di masa mendatang.
Reporter:
Hesron Tobing, SE
Editor : Redaksi Media Persada Satu – Jakarta Utara
