Burhan, Penambal Ban di Serpong yang Jadikan Sholat Dhuha Sebagai Rutinitas Wajib
Tangerang Selatan, persadasatu.com – Di balik kesibukan jalan raya Serpong yang tak pernah sepi kendaraan, ada sosok sederhana namun penuh makna dalam kesehariannya. Dialah Burhan, pria asal Jambi yang sejak tahun 2011 merintis usaha tambal ban di kawasan H. Jamad, Buaran, Ciater, Tangerang Selatan.

Yang unik dari Burhan bukan hanya kepiawaiannya memperbaiki ban, tetapi juga kebiasaannya yang konsisten menjalankan sholat dhuha sebelum membuka bengkel. Bagi Burhan, doa dan ibadah menjadi kunci keberkahan rezeki.
“Sholat dhuha ini memang sunnah, tapi bagi saya terasa wajib. Rasanya belum tenang kalau belum melaksanakan sebelum mulai kerja. Rezeki itu Allah yang atur,” ungkapnya saat ditemui persadasatu.com, Selasa (30/9/2025).
Sebelum membuka bengkel mandiri, Burhan sempat bekerja sebagai mekanik di sejumlah perusahaan alat berat. Pengalaman tersebut kemudian menjadi modal utama saat ia memutuskan membuka usaha sendiri di halaman rumahnya. Dengan harga layanan mulai dari Rp50 ribu hingga Rp100 ribu, ia menyediakan berbagai pilihan ban bekas yang masih berkualitas.
Dalam pekerjaannya, Burhan sering menghadapi berbagai karakter konsumen. Ada yang mempercayakan sepenuhnya, ada pula yang banyak berdebat. Namun baginya, keselamatan pengendara tetap yang utama.
“Kadang ada yang sok tahu, padahal soal ban ini kan vital untuk keselamatan. Tapi kalau dijelaskan baik-baik, biasanya mereka paham juga,” katanya sambil tersenyum.
Bengkelnya buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Lokasinya yang strategis—dilalui pengendara dari arah Pamulang maupun Ciputat—membuat usaha kecilnya ini ramai pelanggan tetap.
Selain melayani tambal ban, Burhan juga kerap memberi edukasi ringan kepada konsumennya. Ia menekankan pentingnya merawat ban secara rutin, karena kondisi ban sangat menentukan kenyamanan sekaligus keamanan di jalan.
“Ban tubeless dan ban biasa itu beda perawatan. Kalau sudah aus jangan dipaksa, karena bisa bahaya. Lebih baik rutin dicek supaya perjalanan nyaman dan aman,” jelasnya.
Burhan tak hanya dikenal sebagai penambal ban yang jujur, tapi juga sosok yang menyeimbangkan ikhtiar dunia dengan bekal akhirat. “Hidup di dunia sebentar, kita harus punya tabungan untuk akhirat juga,” tutupnya.
Bagi para pengendara motor yang ingin mengganti ban bekas berkualitas, bengkel Burhan dapat dijangkau dari arah SMKN 8 menuju Pamulang atau dari arah Mekar Jaya Serpong melewati Perumahan Habitat.
(Red.Aml)
