September 27, 2026
20260927_111313

PERSADA SATU NEWS,TANGERANG SELATAN – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menekan angka stunting melalui penguatan peran Pos Gizi yang kini tersebar di berbagai wilayah kota. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri acara Launching Pos Gizi Tahun 2026 di Kelurahan Jombang, Kamis (24/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Pilar menjelaskan bahwa program Pos Gizi tidak hanya difokuskan pada anak-anak yang mengalami gangguan pertumbuhan, namun juga menyasar ibu hamil dan ibu menyusui, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu dan memiliki keterbatasan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

“Masalah stunting pada anak sebenarnya sudah bermula sejak masa kandungan, berlanjut saat ibu hamil hingga dua tahun pertama setelah kelahiran. Ini adalah masa kritis yang sering disebut sebagai seribu hari kehidupan. Fokus utama kita adalah memberikan perhatian dan dukungan di masa-masa penting ini,” ujar Pilar.

Pos Gizi hadir sebagai wadah strategis yang tidak hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga memberikan pendampingan langsung bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Penentuan siapa saja yang berhak menerima manfaat program ini tidak dilakukan sembarangan, melainkan melalui proses asesmen mendalam yang melibatkan kader kesehatan dan tenaga nutrisionis. Hal ini bertujuan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing penerima.

“Penilaian dilakukan oleh kader kesehatan bersama tenaga nutrisionis. Mereka akan mengidentifikasi anak-anak yang berat badannya kurang, maupun ibu hamil yang secara kemampuan ekonomi sulit memenuhi kebutuhan makanan bergizi untuk dirinya sendiri,” jelasnya.

Menurut Pilar, keunggulan Pos Gizi terletak pada konsep pelaksanaannya. Program ini bukan sekadar pembagian makanan, melainkan menjadi ruang edukasi dan komunikasi aktif antara petugas kesehatan dengan orang tua maupun masyarakat. Di lokasi Pos Gizi, para penerima manfaat makan bersama di bawah pendampingan petugas. Hal ini memudahkan pemantauan asupan makanan sekaligus menjadi sarana berdialog langsung mengenai perkembangan kesehatan anak dan pola pemenuhan gizi yang benar.

“Kalau kita hanya membagikan bantuan ke rumah masing-masing, kita kehilangan momen untuk berdialog dan bertukar pikiran. Di Pos Gizi, ada diskusi, ada pembelajaran, dan ada interaksi. Itulah tujuan utama kita membangun dan memaksimalkan fungsi Pos Gizi ini,” tegas Pilar.

Ke depannya, Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan terus memperluas kolaborasi dalam penyediaan makanan bergizi. Keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan dioptimalkan untuk semakin memperkuat intervensi gizi. Apabila kebutuhan di lapangan masih belum terpenuhi sepenuhnya, dukungan dari SPPG akan ditingkatkan untuk memberikan tambahan asupan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Bersama SPPG, kita pastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi. Jika dirasa masih kurang, dukungan makanan bergizi tambahan akan kita berikan secara berkelanjutan demi masa depan generasi Tangerang Selatan yang lebih sehat dan berkualitas,” pungkas Pilar.

HumTS/Editor Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
YouTube
Instagram
WhatsApp
Tiktok